OBAT TEKANAN DARAH TINGGI

Obat tekanan darah tinggi selain antagonis angiotensin I dan II, beta bloker, kalsium antagonis dan diuretik juga ada obat tekanan darah tinggi golongan antagonis reseptor alfa, agonis selektif reseptor alfa 2, penghambat saraf adrenergik dan kombinasinya.

Obat tekanan darah tinggi golongan alfa sering disebut penghambat adrenoseptor alfa / alfa bloker. Yang terbagi tiga golongan :

  1. Obat tekanan darah tinggi golongan alfa bloker nonselektif
  2. Obat tekanan darah tinggi golongan alfa1 bloker selektif
  3. Obat tekanan darah tinggi golongan alfa 2 bloker selektif
Di Indonesia obat tekanan darah tinggi golongan antagonis alfa yang beredar adalah yang selektif, seperti doksazosin, burnazosin dan terazosin.

Sedangkan obat tekanan darah tinggi golongan agonis selektif reseptor alfa 2 seperti metyldopa dan klonidin.

Obat tekanan darah tinggi golongan penghambat saraf adrenergik seperti reserpin.

Tekanan darah tinggi

Tekanan Darah Tinggi (hipertensi) adalah suatu peningkatan tekanan darah di dalam arteri.

Secara umum, hipertensi merupakan suatu keadaan tanpa gejala, dimana tekanan yang abnormal tinggi di dalam arteri menyebabkan meningkatnya resiko terhadap stroke, aneurisma, gagal jantung, serangan jantung dan kerusakan ginjal.

Pada pemeriksaan tekanan darah akan didapat dua angka. Angka yang lebih tinggi diperoleh pada saat jantung berkontraksi (sistolik), angka yang lebih rendah diperoleh pada saat jantung berelaksasi (diastolik).

Tekanan darah ditulis sebagai tekanan sistolik garis miring tekanan diastolik, misalnya 120/80 mmHg, dibaca seratus dua puluh per delapan puluh.

Dikatakan tekanan darah tinggi jika pada saat duduk tekanan sistolik mencapai 140 mmHg atau lebih, atau tekanan diastolik mencapai 90 mmHg atau lebih, atau keduanya.

Pada tekanan darah tinggi, biasanya terjadi kenaikan tekanan sistolik dan diastolik.

Tujuan pengobatan hipertensi / tekanan darah tinggi adalah untuk mencegah terjadinya cacat dan meninggal akibat tekanan darah tinggi. Hal ini berarti tekanan darah harus diturunkan serendah mungkin yang tidak mengganggu fungsi ginjal, otak, jantung, maupun kualitas hidup, sambil dilakukan pengendalian faktor-faktor resiko kardiovaskular lainnya.

Telah terbukti bahwa makin rendah tekanan darah diastolik dan sistolik, makin baik penyembuhannya. Pada umumnya, sasaran tekanan darah pada penderita muda adalah < 140/90 mm Hg (sampai 130/85 mm Hg), sedangkan pada penderita usia lanjut sampai umur 80 tahun < 160/90 mm Hg (samapi 145 mm Hg sistolik bila dapat ditoleransi.

Menurunkan tekanan darah tinggi telah terbukti menurunkan kemungkinan, stroke, iskemia jantung (terganggunya aliran darah ke jantung, gagl jantung kongestif, dan memberatnya tekanan darah tinggi.

Obat tekanan darah tinggi lebih efektif untuk mengurangi insiden stroke dan gagal jantung dibandingkan penyakit jantung koroner, maka pengobatan tekanan darah tinggi menyebabkan pergeseran dalam penyebab kematian di antara penderita penyakit tekanan darah tinggi/hipertensi, dulu paling banyak gagal jantung sekarang penyakit jantung koroner.

Untuk pemilihan obat tekanan darah tinggi yang tepat ada baiknya anda harus periksakan diri dan konsultasi ke dokter spesialis jantung.

Di apotik online medicastore anda dapat mencari obat tekanan darah tinggi dengan merk yang berbeda dengan isi yang sama secara mudah dengan mengetikkan di search engine medicastore. Sehingga anda dapat memilih dan beli obat tekanan darah tinggi sesuai dengan kebutuhan anda.

 

Comment

  1. Tri Yulianto

    Saya masih muda umur 26 tahun tinggi badan 180 cm berat 100 kg. Setelah diperiksa tekanan darah saya 140 yg saya tanyakan apa si dokter obat penurun darah ting

    detail