Antiobesitas

Ada 2 jenis utama antiobesitas / obat pelangsing :

  1. Antiobesitas / obat pelangsing yang mengurangi nafsu makan (Stimulan Sentral), contohnya mazindol, sibutramin dan fentermin.
  2. Antiobesitas / obat pelangsing penghambat lipase gaster dan pankreas, contohnya orlistat (menghalangi penyerapan lemak di usus).

 

Antiobesitas / obat pelangsing Stimulan Sentral

Perasaan lapar dan kenyang diatur oleh zat kimia otak yang disebut neurotransmiter. Contoh neurotransmiter adalah serotonin, norepinefrin dan dopamin.

Antiobesitas / obat pelangsing yang menekan nafsu makan bekerja dengan cara meningkatkan kadar neurotransmiter ini pada persambungan diantara ujung-ujung saraf di otak (persambungan ini disebut sinaps).

Antiobesitas / obat pelangsing Mazindol menstimulasi aktivitas hipotalamus dan menghambat pengambilan kembali norepinefrin diberikan sebelum makan pagi.

Antiobesitas / obat pelangsing sibutramin menghambat pengambilan kembali serotonin dan norepinefrin diberikan dengan atau tanpa makanan.

Antiobesitas / obat pelangsing Fentermin menekan nafsu makan dengan menyebabkan pelepasan norepinefrin oleh sel-sel saraf diberikan sebelum makan pagi. Antiobesitas / obat pelangsing Fentermin saja masih bisa digunakan untuk mengobati obesitas, tetapi hanya untuk jangka pendek (beberapa minggu).

Efek samping dari antiobesitas / obat pelangsing jenis ini adalah sakit kepala, insomnia (sulit tidur), mudah tersinggung dan gelisah.

Antiobesitas / obat pelangsing penghambat lipase gaster dan pankreas

Antiobesitas / obat pelangsing dengan kandungan Orlistat mempunyai cara kerja dengan membatasi absorpsi lemak dari makanan di lambung dan usus halus dengan menghambat lipase gaster dan pankreas.

Antiobesitas / obat pelangsing jenis ini diberikan segera sebelum, selama atau sampai dengan 1 jam sesudah makan.

Mengatasi obesitas

Pembatasan asupan kalori dan peningkatan aktivitas fisik merupakan komponen yang paling penting dalam pengaturan berat badan. Kedua komponen ini juga penting dalam mempertahankan berat badan setelah terjadi penurunan berat badan.

Harus dilakukan perubahan dalam pola aktivitas fisik dan mulai menjalani kebiasaan makan yang sehat.

Langkah awal dalam mengobati obesitas adalah menaksir lemak tubuh penderita dan resiko kesehatannya dengan cara menghitung BMI.

Cara menghitung Indeks Massa Tubuh (Body Mass Index/BMI):

            Berat Badan (kg)
BMI = ------------------------
          Tinggi Badan2 (m2)

Resiko kesehatan yang berhubungan dengan obesitas akan meningkat sejalan dengan meningkatnya angka BMI:

  • Resiko rendah : BMI < 27
  • Resiko menengah : BMI 27-30
  • Resiko tinggi : BMI 30-35
  • Resiko sangat tinggi : BMI 35-40
  • Resiko sangat sangat tinggi : BMI 40 atau lebih.

 

Jenis dan beratnya latihan, serta jumlah pembatasan kalori pada setiap penderita berbeda-beda dan obat yang diberikan disesuaikan dengan keadaan penderita.

  • Penderita dengan resiko kesehatan rendah, menjalani diet sedang (1200-1500 kalori/hari untuk wanita, 1400-2000 kalori/hari untuk pria) disertai dengan olah raga
  • Penderita dengan resiko kesehatan menengah, menjalani diet rendah kalori (800-1200 kalori/hari untuk wanita, 1000-1400 kalori/hari untuk pria) disertai olah raga
  • Penderita dengan resiko kesehatan tinggi atau sangat tinggi, mendapatkan obat anti-obesitas disertai diet rendah kalori dan olah raga.

Peluang penurunan berat badan jangka panjang yang berhasil akan semakin tinggi bila dokter bekerja dalam suatu tim profesional yang melibatkan ahli diet, psikologis dan ahli olah raga.

Tim ini akan membantu penderita untuk:

  • mencapai perubahan gaya hidup yang permanen
  • memantau perkembangan penderita
  • memberikan dukungan dan dorongan yang positif
  • menemukan dan membantu mengurangi sumber stres
  • mencegah kekambuhan.

Antiobesitas / obat pelangsing lain.

Antiobesitas / obat pelangsing dengan kandungan campuran antara dietilpropion HCl dengan beberapa vitamin.

Antiobesitas / obat pelangsing dengan kandungan alami chitosan dan ekstrak cambogia ditambah zat lainnya.

Untuk pemilihan antiobesitas / obat pelangsing yang tepat ada baiknya anda harus periksakan diri dan konsultasi ke dokter.

Comment